PROFIL
PROFIL
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
KONTAK
KONTAK
SATU DATA
SATU DATA
LAYANAN SEKRETARIAT
LAYANAN SEKRETARIAT
LAIN-LAIN
LAIN-LAIN

BAHAS SOAL RENCANA KERJA, KOMISI I DAN II DPRD KOTA DENPASAR MELAKSANAKAN RAPAT KERJA DENGAN PERUMDA BHUKTI PRAJA SEWAKADARMA

BAHAS SOAL RENCANA KERJA, KOMISI I DAN II DPRD KOTA DENPASAR MELAKSANAKAN RAPAT KERJA DENGAN PERUMDA BHUKTI PRAJA SEWAKADARMA

Komisi I dan Komisi II DPRD Kota Denpasar menggelar rapat kerja dengan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma pada Rabu (05/04/2023) bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Denpasar.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi II, I Wayan Suadi Putra menyampaikan beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan dalam rapat diantaranya : rencana kerja perumda pada tahun 2023, rencana pengembangan usaha selain di bidang perparkiran terutama yang berkiatan dengan aset daerah, realisasi target pendapatan retribusi parkir, pengelolaan kerja sama parkir dengan desa adat di Kota Denpasar dan bagaimana payung hukumnya.

Berdasarkan jalannya rapat diketahui bahwa masih ada beberapa persoalan yang dihadapi oleh perumda diantaranya yaitu potensi-potensi lahan parkir yang belum dimanfaatkan dengan baik, masih adanya regulasi yang tumpang tindih dan persoalan terkait kerja sama perumda baik dengan desa adat maupun pihak lain.

Selain itu, menurut Ketua Komisi I, I Ketut Suteja Kumara, persoalan parkir bukan hanya berbicara mengenai bagaimana kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah namun yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana menjadikan bidang parkir ini sebagai sebuah layanan kepada masyarakat.

“Kalau menurut saya, penting pemasukan itu tetapi juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana menjadikan sebuah pelayanan kepada masyarakat tentang parkir. Jadi mereka yang menikmati parkir itu memang diberikan sebuah pelayanan yang luar biasa yang penuh dengan keramahan, senyum, tanggung jawab pada keamanan kendaraan itu kemudian pengaturan lalu lintasnya dan lain sebagainya ini juga tidak kalah pentingnya daripada sisi pemasukan”, tegasnya.

Masukan tersebut juga disambut baik oleh direktur utama Perumda Bhukti Praja, I Nyoman Putrawan, ST yang mana juga menginginkan adanya perubahan paradigma pelayanan tukang parkir atau juru parkir menjadi layanan parkir Kota Denpasar.

“Di dalam layanan parkir itu kami telah melaunching baju layanan yang warnanya kami rubah dari biru hijau atau biru muda menjadi biru dongker yang mana di pundak pelayanan petugas pelayanan sudah ada nomor telepon pengaduan yang terpampang besar di sana. Jadi Sesuai dengan prinsip pelayanan, kami hanya ingin merespon atau keterbukaan terhadap layanan masyarakat yang langsung bisa menuju nomor WA pengaduan tersebut. Nah itu yang kami lakukan sebagai ingin meningkatkan pelayanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Komisi I dan II DPRD Kota Denpasar mendorong agar adanya koordinasi antara para pihak khususnya Bapenda dan bagian hukum agar tidak adanya regulasi yang tumpang tindih yang menyebabkan Perumda mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya serta berharap dengan adanya regulasi yang jelas pelayanan kepada masyarakat bisa benar-benar dirasakan.

 

Share
Tags