PROFIL
PROFIL
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
KONTAK
KONTAK
TRANSPARANSI KEUANGAN
TRANSPARANSI KEUANGAN
SATU DATA
SATU DATA
LAIN-LAIN
LAIN-LAIN

SELURUH FRAKSI SETUJUI PENETAPAN RANPERDA PERUBAHAN APBD KOTA DENPASAR.

SELURUH FRAKSI SETUJUI PENETAPAN RANPERDA PERUBAHAN APBD KOTA DENPASAR.

SELURUH FRAKSI SETUJUI PENETAPAN RANPERDA PERUBAHAN APBD KOTA DENPASAR.

Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Penetapan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022. Hal ini di putuskan dalam Rapat Paripurna  Ke - 12 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar, dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Denpasar, Jumat ( 9/9 ).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua DPRD, I Wayan Mariyana Wandira dan Made Mulyawan Arya ini dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Sekda Kota Denpasar, I B Alit Wiradana. Tampak hadir pula Forkopimda, serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sebagai pembicara pertama, Fraksi Nasdem - PSI dalam Pemandangan Umum Fraksi yang dibacakan, I Made Yogi Arya Dwi Putra, pada prinsipnya dapat menyetujui Penetapan perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Dimana, hal ini hendaknya menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Denpasar dalam merealisasikan Program dan Kegiatan secara efektif dan efisien serta berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Sebagai pembicara kedua, Fraksi Partai Gerindra dalam Pemandangan Umum Fraksi yang dibacakan, I Ketut Budiarta juga menyepakati dan menyetujui Penetapan perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Terkait dengan penurunan retribusi daerah Fraksi Gerindra memaklumi, karena dengan berlakunya UU Cipta Karya membawa dampak terhadap Peraturan - Peraturan yang berkaitan dengan Pelayanan Masyarakat.

Selanjutnya, Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan langsung Ketua Fraksinya, AA Gede Putra Ariewangsa menjelaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat dapat menerima dan menyetujui Penetapan perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Bahkan Fraksi Partai Demokrat mendukung adanya penambahan alokasi Anggaran Belanja Modal kepada Rumah Sakit Wangaya, semoga dalam waktu tersisa 4 ( empat ) bulan pengadaan peralatan dan mesin dapat terealisasikan dengan harapan adanya peningkatan kualitas layanan pada Rumah Sakit Wangaya.

Sebagai pembicara ke empat, Fraksi Partai Golkar yang dibacakan Wayan Suwirya menyampaikan hal yang sama dengan dapat menerima dan menyetujui Penetapan perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Pun demikian pihaknya mengingatkan seluruh manajemen BUMD Kota Denpasar untuk tetap mengedepankan kinerja yang efektif, efisien, dan begitu kondisi ekonomi menunjukkan trend pemulihan, kami berharap Retribusi Darah ini harus terus ditingkatkan.

Sebagai pembicara terakhir, Fraksi PDI Perjuangan lewat juru bicaranya, I Nyoman Gede Sumara Putra turut menyetujui Penetapan perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Pihaknya mendorong Optimalisasi seperti dengan Digitalisasi Perpajakan dan Retribusi Legalisasi Obyek Pajak dan Retribusi dengan segera menyiapkan regulasi yang diperlukan.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan segenap anggota Dewan atas kesungguhan dan kerja samanya, sehingga Rancangan Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022 telah disepakati untuk disetujui oleh seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan keputusan yang menjadi kesempakatan ini tentunya sudah didahului dengan proses dan tahapan - tahapan pembahasan. Sehingga kebersamaan ini perlu secara terus menerus kita tumbuh kembangkan karena di sadari bahwa dalam Penyelenggaraan tugas umum Pemerintah dan Pembangunan di masa yang akan datang jauh lebih berat.

Untuk itu kebersamaan tersebut merupakan dasar dan komitmen bersama untuk secara berkesinambungan melaksanakan program - program Pembangunan yang telah direncanakan. Mengingat dalam Pendapat Akhir Fraksi masih ada catatan - Catatan yang disampaikan baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan di kaji serta ditindaklanjuti sesuai dengan urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja berikutnya.

Share
Tags